Bentuk-bentuk Komponen Robotik

Buat yang baru mengenal elektro, robotik, atau mau belajar bikin robot dengan mikrokontroller tapi bingung apa-apa saja sih komponen dari robot (line folllower) secara umumnya. Kebanyakan masih awam dibidang elektro, ngak tau cara menyolder, cara menghitung nilai resistor, tempat jual komponen dimana…nah kali ini saya akan coba mengenalkannya …yaa..walaupun ngak sejelas mungin sih saya jabarin. Cuma bentuknya saja semoga ini membantu kalian semua🙂

1. IC Mikrokontroller
Ic mikrokontroller yang sering dgunakan biasanya ATMega8, ATMega8535, ATMega32, ATMega16,Atmega328,ATMega128. tergantung jumlah pin dan kapasitas memori yang kita butuhkan, untuk Robot Line Follower standard IC ATMega8 sudah memenuhi untuk jumlah pin input output yang akan digunakan dan kapasitas memorinya.

2. Crystal
Crystal yang dipakai untuk USBAsp biasanya bernilai 12Mhz, untuk Minimum sistem biasanya memakai 11.59200 Mhz bisa juga 16Mhz, sedangkan untuk minimum sistem ARDUINO biasanya menggunakan crystal 16Mhz.

 

3. Kapasitor Keramik

Kapasitor yang biasanya digunakan pada kaki crystal 22pf (pikofarad) atau 33pf. untuk pada kaki output driver motor biasanya dipasang 100nf (nano farad)

 

4. Kapasitor Elektrolit (Elco)

Untuk kapasitor pada rangkaian minimum sistem biasanya digunakan elco 10uf/16v (10mikro farad 16 volt)

5. Resistor

Untuk LED pada rangkaian sensor atau indikator biasanya digunakan resistor dengan nilai 220 ohm atau 330 ohm. sedangkan untuk Photodioda bernilai 10Kilo ohm.

6. Project Board

Digunakan untuk mengetes rangkaian sebelum kita buat ke dalam papan PCBnya…

7. PCB Polos

8. PCB lubang atau bolong

9. Socket DC


Pada rangkaian ARDUINO biasanya digunakan socket Dc yang hadap kesamping atau posisinya tidur.

10. TAC Switch


Push button kecil tapi disebutnya TAC Switch, banyak macam ukuran, bentuk dan jumlah pin. biasanya digunakan untuk tombol inputan dan reset pada minimum sistem. yang sering dipakai 2 pin dan 4 pin.

11. Terminal Biru/Hijau 2 Pin


Terminal yang digunakan untuk inputan sumber dari baterai, atau juga bisa digunakan untuk output ke motor. ada warna biru dan juga warna hijau dan jumlah pin yang berbeda, tergantung kebutuhan kita.

12. Konektor DB9


Digunakan untuk komunikasi serial pada minimum sistem.

14. Photodioda


Photo dioda adalah sensor intensitas cahaya sama seperti LDR, bentuknya sama dengan LED untuk membedakannya, bagian dalam photodioda jika dilihat akan terlihat berwarna hitam.

15. Dioda


Digunakan pada rangkaian driver motor dan rangkaian pengaman pada tegangan masuk rangkaian (jika input + dan – terbalik rangkaian tidak rusak).

16. Dioda Bridge


Digunakan pada rangkaian driver motor.

17. Socket IC


Digunakan untuk melindungi IC pada saat penyolderan dan mudah menganti bila terjadi kerusakan, jadi saat penyolderan IC tidak langsung terpasang pada rangkaian tapi socket terlebih dahulu.

18. LED


Sebagai lampu indikator sumber dan sensor, terdapat banyak macam warna.

19. Push Button On-Off biru 6 pin

20. Trimpot


Digunakan pada rangkian komparator sensor Line Follower Robot, biasanya yang dipakai bernilai 10K.

21. Multitune


Sama seperti trimpot, hanya saja Range/Jarak putarannya lebih besar sehingga tingkat kepresisiannya lebih besar jika dibandingkan dengan trimpot. dan harganya cukup mahal.🙂

22. Header Female

23. Kabel Pelangi

24. Konektor Black Housing

25. Konektor Putih

26. IC Driver Motor L298


Digunakan pada rangkaian driver motor

27. Header Male

Komponen-komponen diatas adalah komponen yang sering di gunakan dalam rangkaian-rangkaian yang ada di blog ini….Dan masih banyak lagi yang lainnya.

🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s